Membongkar Mitos: Apakah Protein Tinggi Selalu Baik?
Share

Orang tua kucing yang mencari diet sehat sering mengasumsikan “protein tinggi” adalah segalanya. Tetapi apakah semua protein sama baiknya?
Protein terdiri dari berbagai asam amino dalam proporsi yang berbeda
Bagi hewan dan manusia, asam amino terbagi menjadi “esensial” dan “non-esensial”. Yang esensial paling penting: tubuh tidak dapat membuatnya, sehingga harus berasal dari protein diet.
Karnivora (kucing) dan omnivora (manusia) membutuhkan asam amino esensial yang berbeda. Kucing tidak dapat membuat cukup arginin, lisin, taurin, atau metionin sendiri; kekurangan berdampak serius pada imunitas dan fungsi tubuh dan dapat menyebabkan penyakit parah.
Hanya rasio asam amino yang benar yang memenuhi kebutuhan kucing—seperti puzzle, satu keping hilang dan gambarnya tidak lengkap. Rasio yang salah dalam jangka panjang akan membuat kucing sakit.
Hanya protein berkualitas tinggi dan beragam yang menyediakan asam amino yang tepat dalam proporsi yang tepat
Hanya daging segar dan utuh yang memungkinkan kucing tumbuh sehat. Protein nabati (seperti polong-polongan) tidak hanya gagal menyediakan asam amino esensial yang cukup, ia sering membawa faktor antinutrisi yang mengurangi kapasitas pencernaan kucing dan membebani tubuh.
Makanan kucing Real Power menggunakan lebih dari 92% protein hewani untuk memenuhi kebutuhan protein hewani kucing.
Lihat makanan kucing Real Power
❚ Bacaan lanjutan: Bagaimana faktor antinutrisi memengaruhi usus
